Kamis, 24 November 2016

Dokumentasi VIdeo



1. Film Tentang Cut Nyak Dien


Tjoet Nyak Dien Adalah  drama epos biografi sejarah Indonesia tahun  1988 yang disutradarai oleh Eros Djarot. Film ini menceritakan tentang perjuangan gigih seorang wanita asal Aceh (lihat Tjoet Nja' Dhien ) dan teman-teman seperjuangannya melawan tentara Kerajaan Belanda yang menduduki Aceh di kala masa penjajahan Belanda di zaman Hindia Belanda. Perang antara rakyat Aceh dan tentara Kerajaan Belanda ini menjadi perang terpanjang dalam sejarah kolonial Hindia Belanda. Film ini tidak hanya menceritakan dilema-dilema yang dialami Tjoet Nja' Dhien sebagai seorang pemimpin, namun juga yang dialami oleh pihak tentara Kerajaan Belanda kala itu, dan bagaimana Tjoet Nja' Dhien yang terlalu bersikeras pada pendiriannya untuk berperang, akhirnya dikhianati oleh salah satu orang kepercayaannya dan teman setianya, Pang Laot yang merasa iba pada kondisi kesehatan Tjoet Nja' Dhien yang menderita rabun dan encok, ditambah penderitaan berkepanjangan yang dialami para pejuang Aceh dan keluarga mereka.
Pemeran:
Christine Hakim sebagai Tjoet Nja' Dhien
Slamet Rahardjo sebagai Teuku Umar
Pietrajaya Burnama sebagai Pang Laot
Rita Zaharah sebagai Nya' Bantu
Roy Karyadi sebagai Voorneman
Ibrahim Kadir sebagai Penyair
Rosihan Anwar sebagai Habib Meulaboh
Rudy Wowor sebagai Veltman
Muhamad Amin sebagai Teuku Leubeh
Hendra Yanuarti sebagai Tjoet Gambang
Kamaruzaman sebagai Agam kecil
Huib "John" van den Hoek sebagai Van Heutz
Fritz G. Schadt sebagai Vetter
Herald Meyer sebagai saudagar
Robert Syarif sebagai Verbrough


2. Film Air Mata Surga  


Film Indonesia yang berjudul Air Mata Surga yang baru saja rilis di bulan November 2015 ini mengisah kan seorang wanita bernama Fisha (Diperankan oleh Dewi Sandra) dan Fikri (Diperankan Oleh Richard Kevin). Awal kisah ini berawal dari dimana Fikri seorang ahli desain yang merupakan dosen pembimbing S2 yang akhirnya jatuh cinta pada pandangan pertama semenjak mereka bertemu di kantor Fikri. Di sisi lain itu juga sahabat Fisha yang bernama Hamzah (Diperankan oleh Morgan Oey) sejak awal ternyata telah menaruh hati terhadap Fisha. Keluarga Fisha sebenarnya telahs etuju dengan kedekatan mereka berdua (Fisha dan hamzah) terutama Ibunda fisha(Diperankan oleh Ayu Diah Pasha) serta sahabatnya bernama Weni (Diperankan oleh Adhitya Putri). Namun dibalik kedekatan mereka, Fisha hanya mengganggap Hamzah sudah seperti kakaknya sendiri dan dia tidak mungkin menerima Hamzah dalam hatinya.
Karena alasanya adalah Fisha telah jatuh cinta sama Fikri sejak mereka bertemu. Dengan kemantapan hati fikri terhadap Fisha maka secara tiba-tiba memberikan surprise kepada Fisha yaitu melamarnya dihadapan ibunya. Permintaan itu berbuah manis dari ibunda fisha dengan syarat yaitu boleh menikah setelah Fisha lulus dari S2. Singkat cerita mereka pun menikah. Ibunda dari Fikri, Halimah (Diperankan oleh Roweina) sebenarnya kurang setuju dengan fisha dan itu terlihat sejak emreka menikah hubungan mereka tidak harmonis dan itu sangat berbeda antara Oma Aida (Diperankan oleh Titi Dibyo) dan Dian (Diperankan oleh Andania Suri) adik Fikri sangat dekat dan harmonis terhadap Fisha.
Perjalanan rumah tangga Fikri dan Fisha sebenarnya sangatlah bahagia, namun kebahgian itu harus melewati berbagai cobaan dimana Fisha yang mengalami keguguran hingga 2 kali membuat Fisha sangat terpukul dan sedih. Walaupun sumainya Fikri tidak menyalahi Fisha atas hal tersebut. Namun tetap saja ada hal kurang yang mengisi kebahagian mereka. Cobaan datang tumpang tindih berganti dalam rumah tangganya dimana Saat Fikri berbisnis di luar kota, Fisha merasakan sakit yang sangat luar biasa di perutnya dan Fisha dinyatakan sakit kanker Rahim stadium akhir oleh dokter.
Dengan rasa yang sangat sedih, Fisha meminta Halimah untuk menyembunyikan hal tersebut dari Fikri suaminya Karena tahu waktunya tak lagi Fisha pun melakukan berbagai langkah pengorbanan bahwa cinta sejati itu ada. Permintaan Fisha kepada sahabat untuk menikah dengan Sumainya fikri sebagai pengganti dirinya sebelum Fisha menghembuskan nafas terkahirnya. Penasaran dengan kisah yang terjadi dalam film AIR MATA SURGA ini. Saksikan di bioskop kesayangan anda atau beli CD-nya.
PEMAIN (AKTOR & ARTIS) :
Dewi Sandra Sebagai Fisha
Richard Kevin Sebagai Fikri
Morgan Oey Sebagai Hamzah
Agatha Valerie Sebagai Amira
Andania Suri Sebagai Dian


3. Surga yang tak dirindukan

 

Surga yang Tak Dirindukan adalah film drama Indonesia yang dirilis pada 15 Juli 2015. Film ini dibintangi oleh Fedi Nuril dan Laudya Cynthia Bella. Diangkat dari novel karya Asma Nadia dengan judul sama. Pernikahan Arini (Laudya Cynthia Bella) dan Pras (Fedi Nuril) mendatangkan kebahagiaan dengan hadirnya Nadia, putri mereka. Pras yang baik dan setia selalu menenangkan Arini. Berbagai kisah perselingkuhan di sekelilingnya, termasuk sahabat dekatnya, tidak sekalipun mengusik kepercayaan Arini terhadap sang suami. Arini pun berusaha mengabdikan diri sepenuh hati sebagai ibu dan istri.
Perjalanan takdir kemudian berujung ujian bagi cinta Arini dan Pras. Suatu hari, dalam perjalanan menuju kantor, Pras harus menolong korban yang mengalami kecelakaan mobil. Alangkah kagetnya Pras saat mengetahui korbannya adalah seorang perempuan dalam balutan baju pengantin.
Mei Rose (Raline Shah) berusaha bunuh diri setelah laki-laki yang berjanji menikahi ternyata menipunya. Padahal di perutnya ada janin berusia tujuh bulan. Mei Rose berhasil diselamatkan, namun mengalami koma, sementara anak laki-lakinya, Akbar, lahir dengan selamat.
Pras tidak tega meninggalkan bayi dan ibu yang ternyata hidup sebatang kara tersebut. Di luar dugaan, Mei Rose melakukan percobaan bunuh diri lagi. Beruntung Mei Rose diselamatkan Pras. Pras jatuh kasihan pada Mei Rose. Mei Rose meminta Pras untuk menikahinya.
Tidak disangka, Mei Rose sangat berbahagia dengan pernikahannya dengan Pras. Mei Rose merasa terharu dan bahagia bisa dinikahi oleh laki-laki sebaik Pras. Dengan demikian Pras melakukan poligami.
Pras semakin hari semakin merasa bersalah pada Arini. Saat Pras berusaha menceritakan poligaminya pada Arini, ayah Arini meninggal. Suasana semakin berat bagi Pras saat mendengar pengakuan ibu Arini kalau ayahnya juga poligami. Demi kebahagiaan Arini, ibu merahasiakan poligami ayahnya dan ikhlas menerima takdirnya.
Akhirnya kenyataan poligami Pras diketahui juga oleh Arini. Bahtera perkawinannya yang ideal, runtuh seketika. 
Pemeran: 
Fedi Nuril sebagai Prasetya
Laudya Cynthia Bella sebagai Arini
Raline Shah sebagai Mei Rose
Sandrinna Michelle sebagai Nadia
Kemal Palevi sebagai Amran
Tanta Ginting sebagai Hartono
Zaskia Adya Mecca sebagai Sita
Landung Simatupang sebagai Sutejo (ayah Arini)
Ray Sitoresmi sebagai Sulasti (ibu Arini)
Vitta Mariana sebagai Lia


4. Lagu Bunda By: Melly Guslaw

 

“Bunda” adalah salah satu single dari album kedua grup band kawakan Indonesia Potret yang berjudul “Potret II”. Lagu ini diciptakan oleh Melly Goeslaw yang merupakan vokalis dari grup band Potret sendiri. Seperti lagu-lagu di album sebelumnya, lagu “Bunda” di album kedua ini juga bergenre pop. Album kedua ini terbit pada tahun 1997, meskipun sudah lama, lagu ini tetap didengar oleh penikmat musik sampai sekarang. Lagu ini selalu dibawakan setiap hari Ibu menjelang, dari dulu hingga sekarang lagu ini sukses tanpa henti.
Lagu “Bunda” ini memiliki makna yang agung yang sangat menyentuh hati para ibu pada khususnya. Berisikan tentang besarnya kasih sayang seorang ibu kepada anaknya. Seorang ibu akan rela berkorban, mengorbankan apapun demi kebahagiaan sang anak. Dalam keadaan apapun, kasih sayang seorang ibu kepada anak tidak akan pernah hilang. Ibu sangat berperan besar dalam perkembangan hidup seorang anak. Jadi, sudah sewajarnya seorang anak harus selalu membuatnya tersenyum, bahagia. Jangan buat ia merasa sedih, sekecil apapun kesedihan itu.
Kelebihan dari lagu ini yaitu, tak banyak menggurui dan tak juga memakai bahasa yang berat penuh kiasan, lagu tersebut sudah mampu merebut perhatian pendengarnya. Bukan hanya lirik yang sarat makna, namun nada lembut dan mudah diingat.
Selain memiliki kelebihan, tentunya lagu ini juga memiliki kelemahan. Diantaranya yaitu, karena lirik lagu yang sangat menyentuh, faktor penjiwaan dalam menyanyikan lagu ini sangat berpengaruh terhadap berhasil atau tidaknya lagu ini dinyanyikan. Selain itu lagu ini juga harus dibawakan dengan santai, tetapi dinamika tetap main, agar ada titik klimaksnya.
Kesimpulannya yaitu lagu ciptaan Melly Goeslaw yang dinyanyikannya sendiri yang berjudul “Bunda” ini memiliki lirik yang sederhana tetapi maknanya sangat mendalam. Lagu ini harus dinyanyikan dengan santai dan penuh penjiwaan agar pesan yang ada di dalamnya tersampaikan dengan baik.


5. Lagu Ibu By: Iwan Fals

 

Lagu ini mempunyai makna tentang kasih sayang ibu terhadap anaknya sampai rela berkorban mempertaruhkan nyawanya demi anaknya.
Kasih saying ibu tak terbatas dari kita lahur sampai kita tiada sekuat apapun kita mencoba untuk membayar pengorbanan ibu itu tidak akan bisa terbayar sepenuhnya karma ibu mencintai dan menyayangi anaknya dengan sepenuh hati.
Lalu seorang ibu tidak sungkan-sungkan untuk mendoakan anaknya untuk demi ke suksesan seorang anak,kebahagiaan anaknya ibu tidak menginginkan balas budi ibu hanya ingin melihat anaknya senang, sukses, dan menjadi anak yang soleh atau soleha
Itu yang hanya diinginkan seorang ibu untuk anaknya.


6. Lagu Kramat By; Roma Irama


Lagu Rhoma Irama ini terilhami oleh ajaran nabi Muhammad dalam menciptakan lagu "Keramat" tersebut. Rhoma Irama mengingatkan kepada kita semua harus menhormati Ibu, karena ibu yang mengandung dengan susah payah selama 9 bulan, kemudian bertaruh nyawa melahirkan kita, dan menyusui selama dua tahun dengan penuh kasih sayang serta mengasuh kita sampai dewasa. Kadang kita lupa bahwa kita punya sesuatu yang keramat di rumah kita yang doanya dikabulkan oleh Tuhan yaitu ibu, sehingga kita sering pergi ke dukun, atau tempat tempat keramat seperti gunung untuk minta doa agar tujuan kita tercapai, padahal itu bertentangan dengan ajaran agama, maka lagu ini mengingatkan kita agar tidak bosan bosannya meminta doa kepada ibu kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar